Ganffest 2010: Art Futuristic

Untuk kedua kalinya, unit Liga Film Mahasiswa (LFM) ITB menggelar Ganesha film Festival (Ganffest) dengan tema “Art Futuristic”. Sebagai suatu event apresiasi film indie yang mengedepankan bentuk karya dari seni/art yang kreatif. Proses produksi dan distribusi film indie tidak dapat terlepas dari sentuhan teknologi. Teknologi seharusnya dapat selalu memudahkan kehidupan manusia dan dapat diaplikasikan di mana saja, termasuk untuk mendukung pembuatan film indie. Di masa depan, sentuhan teknologi ini diharapkan dapat mendukung perwujudan ide dan visi kreatif dari para filmmaker.



Kompetisi
Penjurian Inovasi Teknologi Perfilman
Workshop
Pameran LFM ITB 50 Tahun
Penghargaan Gajah Emas: Film Terbaik
Lolonii (Marky Yahya Ali dari To The Moon)
Penghargaan Sasauran Pangsaena: Film dengan Naskah Terbaik
Anak-anak Lumpur (Perdana Kartawiyudha dari FFTV-IKJ)
Penghargaan Dalang Mumpuni: Sutradara Terbaik
Lolonii (Marky Yahya Ali dari To The Moon)
Penghargaan Gading yang Tak Retak: Film dengan teknis Terbaik
The Clown and The Bride (Billy Christian dari FFTV-IKJ)
Penghargaan Lakon Mumpuni: Penghargaan Aktor Terbaik
Judul : Cinta Cindolo na Tape (Rusmin Nuryadin)
Penghargaan Spesial dari Juri
Facebooked (Siti Nurul Alizzad dari SMA Negeri 34 Jakarta)